Keuntungan Punya Mobil Full EV di Bali

Hemat Biaya Operasional
Pengguna mobil listrik paling merasakan adalah perbedaan biaya per kilometer antara listrik dan bensin. Secara rata-rata, mobil konvensional kelas menengah membutuhkan biaya sekitar Rp1.200 hingga Rp1.500 untuk menempuh jarak satu kilometer.

Sedangkan kendaraan listrik. Dengan tarif listrik rumah tangga saat ini, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp150 hingga Rp300 per kilometer. Ini tentu menjadi salah satu manfaat yang tidak bisa diabaikan jika Anda mencari kendaraan yang lebih efisien.

Saat kondisi sulit BBM anda juga tidak perlu kawatir.

Biaya Service Rendah

  • Tanpa Ganti Oli: Anda tidak perlu mengalokasikan dana rutin untuk mengganti oli mesin setiap 5.000 atau 10.000 km.
  • Komponen Minimalis: Mesin listrik hanya memiliki sekitar 20 bagian bergerak. Berbeda dengan mesin bensin yang memiliki banyak bagian kecil yang berisiko rusak atau aus.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rendah
Pemilik mobil listrik berpotensi menikmati tarif pajak tahunan yang jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional. Namun, perlu dicatat bahwa besaran insentif ini bervariasi sesuai kebijakan dan ketetapan masing-masing pemerintah daerah.

SKLU di Bali Makin Banyak
Selain bisa charging di rumah, Anda juga tidak perlu kawatir kehabisan daya di jalan. Saat ini ( per Oktober 2026 ) jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Balimencapai sekitar 304 unit yang tersebar di 115 lokasi.

Di dealer kami, pilihan mobil full EV saat ini bisa OMODA 04 atau JAECOO J5. Silakan hubungi kami untuk tes drive.